Tips pengolahan daging sapi

Di hari istimewa atau dalam sebuah perayaan, daging sapi merupakan salah satu pilihan daging yang dapat disajikan dengan beragam jenis olahan.

Seperti pada pesta ulang tahun, pernikahan atau perayaan lainnya, daging dapat diolah menjadi rendang, gulai, kari, semur, sup dan hidangan lainnya. Namun, daging masih jarang disajikan sebagai menu sehari-hari. Harga daging yang relative mahal membuat banyak ibu berpikir dua kali untuk menyajikan daging sebagai menu rutin sehari-hari. Oleh karena itu, daging sapi kurang digemari anak-anak.

Chef Vindex Tengker, President Association Culinary Professional, Chef Master, Fusion Chef mengatakan, para Ibu harus mengenal bagian-bagian dari daging sapi, untuk menentukan jenis masakan yang tepat. Karena daging yang seratnya keras harus diolah dengan teknik memasak lama dengan menggunakan banyak cairan seperti semur atau rendang. Sedangkan daging yang seratnya lembut seperti tenderloin harus dimasak cepat, seperti ditumis atau dibuat steak. Ini untuk mempertahankan nutrisinya, dan agar daging tetap tersaji lembut dan nikmat.

berikut pengolahan yang tepat dari bagian-bagian daging :

Daging punuk, diolah menjadi daging asap
Paha depan, diolah menjadi empal
Lamusir depan, diolah menjadi bistik
Daging iga, diolah menjadi sup, barbeque
Sandung lamur, diolah menjadi rawon
Sengkel (kaki depan), diolah menjadi sup
Has luar, diolah menjadi steak
Has dalam, diolah menjadi sate, steak
Daging samcan, diolah menjadi semur
Daging penutup, diolah menjadi dendeng
Daging kelapa, diolah menjadi daging cincang
Daging gandik, diolah menjadi rendang
Sengkel (kaki) belakang, diolah menjadi soto

TIPS: Jangan dicuci atau direndam
Tindakan merendam atau mencuci daging beku atau yang baru dibeli di pasar seringkali dilakukan. Hal ini ditengarai warna merah pada daging dianggap sebagai darah. Padahal warna merah merupakan saripati daging (juice) yang kaya nutrisi dan memberikan efek empuk dan lezat. Merendam atau mencuci daging akan merusak tekstur dan menghilangkan nutrisi daging. Daging yang disimpan di freezer harus dikeluarkan dan diletakkan di dalam lemari pendingin selama 12 jam sebelum diolah. Cara ini mampu menghilangkan lapisan es tanpa harus merusak tekstur dan nutrisinya.

source : tabloidwanitaindonesia.net gambar : zonagr.blogspot.com

Author: Nurisya Roni
Visit Nurisya's Website - Email Nurisya

About Nurisya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply